Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman secara resmi menyampaikan arahan penting dari Presiden Prabowo Subianto terkait fokus kerja kementeriannya. Pengarahan tersebut berfokus pada berbagai isu penegakan hukum dan stabilitas nasional yang membutuhkan penanganan segera.

Salah satu poin utama yang disoroti adalah ancaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Pemerintah menilai masalah karhutla ini memerlukan perhatian khusus agar tidak meluas dan menimbulkan dampak buruk yang lebih luas bagi masyarakat serta lingkungan.

Dari Kuliah Umum ke Aksi Nyata, Sekjen PIKI Dorong Mahasiswa IAKN Toraja Berprestasi dan Mandiri
BACA JUGA
Dari Kuliah Umum ke Aksi Nyata, Sekjen PIKI Dorong Mahasiswa IAKN Toraja Berprestasi dan Mandiri Baca Selengkapnya

Selain karhutla, pemerintah memberikan penekanan kuat pada pemberantasan praktik ekspor ilegal, terutama perdagangan benih bening lobster tanpa izin. Penyelundupan benur ini dinilai sangat merugikan negara dan mengancam kelestarian sumber daya hayati laut Indonesia.

Sebagai pihak pengkoordinasi kementerian terkait, Kemenko Polkam berkomitmen untuk mengawal pembenahan ini secara menyeluruh. Dudung menegaskan bahwa langkah-langkah strategis dan penindakan di lapangan akan dioptimalkan demi menekan ruang gerak para pelaku kegiatan ilegal.

Secara umum, Presiden Prabowo menginstruksikan pembersihan total terhadap segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan hukum di Tanah Air. Komitmen ini menjadi landasan utama bagi seluruh jajaran di bawah Kemenko Polkam dalam menjalankan tugas dan menjaga ketertiban nasional.